Para workaphobia ini seringkali mengarang sejuta alasan agar bisa bermalas-malasan dan menghindari tanggungjawabnya sebagai kepala keluarga. Sebenarnya mereka bukan orang gila, hanya saja mereka mungkin belum menemukan pekerjaan yang cocok dengan panggilan jiwa mereka. Masalahnya sekarang adalah bukan cocok atau tidak cocok. Pertanyaannya adalah: bisa makankan anak-istrimu hari ini? Bagaimana dengan masa depan anakmu? Apa kamu pikirkan apa kata orang-orang karena kamu mangkir dari kewajibanmu sebagai seorang laki-laki?
"Lalaki mah Kudu Boga Harga.." Itulah pepatah favorit ayah saya. Masak kamu akan tinggal menumpang terus dengan mertua di rumahnya yang hampir roboh..? Dimana harga dirimu? Mikir bos...


0 komentar: "Workaholic VS Workaphobia 4 (harga lelaki)"
Posting Komentar